Dari Supir, Hingga Menjadi Pengusaha Taksi




Hai rekan-rekan, bagaimana beritanya? Mudah-mudahan baik saja ya.. :) saya sedang diperjalanan ke arah sebuah kota di propinsi jawa barat. Saat ini kembali berada di kereta..

Barusan saat perjalanan ke stasiun Tugu saya memakai taksi dari kost saya, masalahnya tidak ada yang nganter. Jadi bolehkah buat.. Lagian saya jarang-jarang sekali naik taksi, jadi ya telah lah saya naik taksi aja..

Dalam perjalanan supir taksi yang saya naiki banyak menceritakan. Banyak hal yang diulas ialah masalah kehidupan sang pak supir. Dahulunya bekerja di pabrik permen mentos tetapi pada akhirnya di PHK dan pulang ke jogja untuk mencari pekerjaan di daerah halamannya. Dan saat ini perkejaan beliau ialah supir taksi ASA.

Main-main saya bertanya sekitar armada taksi ASA yang dikemudikannya. Beliau menceritakan pertama kali taksi ASA. Jadi dahulu ada seorang mahasiswa fakultas ekonomi UGM yang dari NTT yang punyai kerja sambilan jadi supir taksi untuk penuhi ekonominya saat di jogja. Sepanjang 13 tahun, semenjak masih kuliah sampai lulus, dia bekerja sebagai supir taksi.

Sesudah 13 tahun ia memikir untuk menggantikan perusahaan taksi tempat ia bekerja. Pada akhirnya ia pulang ke daerah halamannya dan menjumpai gubernur NTT untuk bercerita gagasannya membangun perusahaan taksi. Gubernur NTT saat itu juga setuju. Pada akhirnya dengan patungan, mereka membangun armada taksi ASA yang saat ini jumlah armadanya capai 50 kendaraan.

Sekarang ini semua pemilikan perusahaan taksi ASA berada di tangan sang pemuda NTT barusan yang saya tidak tahu siapa namanya :) Usahanya juga melebar ke sektor persewaan mobil. Rentalnya juga bukan persewaan umum, tetapi persewaan untuk pemimin perusahaan dan perusahaan seperti bank. Tipe mobilnya bermacam, dari avanza sampai camry ;) demikian menurut narasi dari supir taksi yang saya tumpangi..

Ya.. usaha keras, kerja pintar, kepercayaan, dan perjuangan akan memberi hasil yang mengagumkan yakni kesuksesan. Siapa kira sepanjang 13 tahun jadi supir, sang pemuda NTT barusan bisa saja pebisnis taksi.

Mudah-mudahan pelajaran sukses ini menjadi semangat dan ide kita bersama jika keberhasilan bukan disaksikan dari background seorang, melaikan dari kepercayaan, ketekuan, dan semangat seorang untuk usaha :)